Tampilkan postingan dengan label Manajemen Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manajemen Pengetahuan. Tampilkan semua postingan

1.1.09

Knowledge Management System Life Cycle(KMSLC) atau Siklus Hidup Sistem Manajemen Pengetahuan

Di dalam suatu organisasi, terutama di dalam dunia kerja, seringkali terjadi regenerasi. Dari tiap-tiap generasi akan mengalami kejadian-kejadian dan akan memiliki pengalaman yang berbeda-beda. Regenerasi dari tiap organisasi selalu terjadi. Oleh karena itu generasi yangbaru perlu mengetahui apa-apa saja yang telah dilakukan, dialami, dan pernah terjadi di organisasi, agar, perkembangan organisasi dapat lebih baik dan kesalahan yang terjadi dapat lebih kecil, dengan berbekalkan pengalaman, pengetahuan, data, dan dokumentasi-dokumentasi lainnya mengenai organisasi tersebut pada generasi-generasi sebelumnya. Bila tidak ada knowledge management, maka pengalaman-pengalaman, dan ilmu-ilmu yang telah di dapat oleh orang-orang sebelumnya, maka akan terbawa dan hilang begitu saja,seiring menghilangnya orang yang tergantikan tersebut.mungkin adnda masih bingung dengan apa yang saya ungkapkan barusan.

Contoh Sederhana:
Sebuah perusahaan mempunyai seorang pegawai yang sudah lama bekerja bertahun-tahun, mulai ketika ia menjadi pegawai junior, hingga menjadi kepala staff(pegawai senior). Jenjang waktu yang ditempuh pastinya tidak sebentar, oleh karena itu pengalaman yang didapat dan kemampuan yang dimiliki dibidangnyapun tidak sedikit, katakanlah telah mengalami berbagai proses pembelajaran(seminar, training, sertifikasi, dll) kemudian apabila pengetahuan yang dimiliki oleh satu orang pegawai ini tidak didokumentasikan, maka ketika pegawai tersebut telah habis masa jabatannya, maka penggantinya harus mengalami proses dari 0(nol) lagi, semisal, mengumpulkan pengalaman-pengalaman dari nol, atau harus mengalami training yang sama dengan seniornya terdahulu, yang mana pasti memakan biaya dan dari segi waktu kurang effisien.

Karena Itulan tercipta sebuah sistem yang sering dikenal manajemen pengetahuan, atau nge-trend dengan istilah Knowledge Management System Life Cycle.

Knowledge Management System Life Cycle mempunyai fungsi yang hampir sama dengan SDLC(System Development Life Cycle) yakni sebuah siklus sistem dalam membangun suatu suatu proyek. yang membedakan antara SDLC dan KMSLC adalah pendekatan yang dipakai.







SDLCKMSLC
System analyst mendapatkan informasi dari UserKnowledge Developer mendapat pengetahuan dari pakar
User tahu permasalahannya, tetapi tidak mengetahui solusinyaPakar mengetahui keduanya, baik permasalahan dan juga solusinya
Pembuatan sistem dilakukan secara berurutPembuatan sistem dilakukan dengan melakukan peningkatan-peningkatan juga secara interaktif
Pengujian dilakukan pada akhir setelah sistem terbentukPengujian dilakukan di awal sistem, mengacu pada pengetahuan pakar

Apakah Manajemen Pengetahuan itu..??

Photobucket
Apa Manajemen Pengetahuan (Knowledge Management)..???

Sebelum kita memahami apa itu Manajemen Pengetahuan, mungkin ada baiknya kita tahu lebih dulu apa itu pengetahuan. Pengetahuan Pengetahuan bukanlah data ataupun informasi, tetapi walaupun begitu masih berhubungan dengan keduanya. Sedangkan menurut Thomas Davenport, dan Lawrence Prusak(Keduanya merupakan penulis buku dan tokoh penting di dunia Manajemen Pengetahuan), pengetahuan adalah gabungan dari suatu pengalaman, nilai, informasi kontekstual, dan juga pandangan pakar yang memberikan suatu framework untuk mengevaluasi dan menciptakan pengalaman baru dan informasi.

Macam Tipe Pengetahuan:
  1. Dangkal(Mudah Diingat dan diutarakan) dan Dalam (Membutuhkan waktu yang panjang untuk diperoleh )
  2. Tegas(Tersusun/didokumentasikan secara tertulis) dan Tersembunyi (Tersimpan di pikiran)
  3. Prosedural (Tertumpuk menjadi satu) dan Episodical (Terpisah menjadi bagian-bagian)
Adapun sifat dari pengetahuan adalah:
  • Bersifat intangible atau susah diukur
  • Pengetahuan dapat berkurang nilainya seiring berjalannya waktu
  • Pengetahuan memberikannilai bagi organisasi melalui proses creation, sharing dan use
  • Terus berubah(dinamis)
Manajemen pengetahuan dalam sebuah organisasi tidak terjadi begitu saja atau secara tiba-tiba, kalau kata orang gak mungkin jatoh dari langit. Pembentukan manajemen pengetahuan juga melalui beberapa tahapan proses. Proses-prosesnya adalah sebagai berikut. Dimulai dari Knowledge Identification, merupakan proses mengidentifikasi pengetahuan pada setiap fase pada pekerjaan sesuai dengan tipe dari pekerjaan, dan mulai membuat daftar sumber informasi yang sekiranya bisa didapat. Kemudian berikutnya Knowledge Creation merupakan proses dimana pengetahuan dibuat di tiap-tiap individu, proses ini dapat melalui, meeting, seminar, forum, dan semua kegiatan lain yang pada intinya merupakan pembicaraan 2 arah (sharing). proses berikutnya adalah Knowledge Codification menganalisa pengetahuan yang sudah dibuat sebelumnya untuk penggunaan di kemudian hari yang berbasis pada situasi dan kondisi tertentu. Informasi yang tadinya terpencar-pencar kemudian dikumpulkan menjadi satu kemudian dikonversi menjadi explicit knowledge yang bisa diakses, disimpan, dan di transfer dengan mudah. Knowledge Storage bagian ini berhubungan dengan proses penyimpanan knowledge ke dalam suatu databaseyang nantinya bisa dicari dan diolah dengan cepat.